Selasa, 21 Oktober 2014


Mulailah dengan sikap yang optimis dan pandangan yang positif

Memulai sesuatu mungkin adalah bagian yang sulit. Namun, tahap berikutnya akan semakin sulit jika pikiran kita terus terpancang pada hal-hal yang sulit saja. Sesuatu menjadi mudah atau sulit tergantung dari sikap dan cara pandangmu.
Untuk mulai mempelajari suatu bahasa, jangan pernah berpikir “ini pasti bakal sulit” atau “aku nggak bisa”. Siapapun bisa mempelajari bahasa manapun, asal dimulai dengan sikap yang optimis. Kuncinya, jangan memulai dengan mencari bagian yang sulit dipelajari, tapi mulailah dari mencari bagian yang mudah dipelajari. Carilah alasan kenapa bahasa tersebut mudah dipelajari. Jadi kamu akan merasa PD dengan dirimu.
Kamu bisa!
Kamu bisa! via www.robinsharma.com

Lupakan paramasastra (grammar) dan mulailah dengan bicara (conversation)

Ya, kamu nggak salah baca kok. Tujuan utama artikel ini adalah supaya kamu fasih BERBICARA bahasa asing. Jadi, lupakan paramasastra atau grammar pada tahap awal kamu mempelajari suatu bahasa.
Grammar? Nanti dulu
Grammar? Nanti dulu via dangerouslee.biz
Fokuslah terlebih dahulu mempelajari kata dan frasa yang kira-kira penting dan umum. Lalu, cobalah melakukan perbincangan sederhana dengan temanmu. Hal yang menarik dari perbincangan bahasa asing adalah orang lain tidak akan terlalu peduli grammar-mu benar atau tidak, selama mereka bisa mengerti apa yang kamu katakan. Cara ini disebut teknik immersive. Berbicaralah tanpa perasaan takut salah, namanya juga belajar.

Manfaatkan Google untuk memperbaiki paramasastra dan ejaan kata

Zaman sekarang, kamu tidak perlu lagi kesulitan mengecek apa paramasastra dan ejaan yang kamu pakai sudah tepat. Dengan Google, kamu bisa melakukannya hanya dalam hitungan detik. Untuk menentukan mana grammar dan ejaan yang tepat dari suatu kalimat/kata, kamu tinggal membandingkan jumlah hasil pencariannya di Google. Yang lebih banyak hasilnya biasanya adalah yang lebih tepat. Mudah sekali, bukan?
Mbah Google
Mbah Google via mashable.com

Gunakan Google Image sebagai kamus online

Mencari arti kata lewat kamus konvensional tidak akan membantumu mengingat kosakata baru dengan cepat. Kekurangan yang kedua, kamus konvensional tidak selalu tepat dalam menerjemahkan kata asing ke bahasa kita. Alih-alih menggunakan kamus konvensional, kamu bisa menggunakan Google Image untuk mendeskripsikan kata yang kamu cari. Dengan menggunakan gambar, mengingat kosakata asing akan menjadi jauh lebih mudah .

Aktiflah di forum-forum diskusi berbahasa asing

Katakanlah kamu sudah mempelajari kosakata dan tata bahasa serta mendengarkan rekaman audio secara pasif selama bertahun-tahun, sehingga kemampuan menulis dan mendengarkanmu cukup baik. Namun, kemampuanmu akan sia-sia kamu tidak pernah mempraktikkan bahasa asing tersebut dalam obrolan atau diskusi.
Latih bicaramu dalam diskusi
Latih bicaramu dalam diskusi via godhungry.org
Mengobrol atau berdiskusi merupakan aspek paling penting dalam belajar bahasa asing karena sifatnya praktis, bukan teoretis. Dengan terbiasa mengobrol atau diskusi, kemampuan berbahasamu akan jauh lebih lancar. Kamu akan terhindar dari gelagapan, dan akan lebih mudah mengekspresikan pikiranmu menggunakan bahasa asing tersebut. Akan jauh lebih baik lagi bila ada native speaker yang ikutan di forum diskusi tersebut, sehingga telingamu dapat terbiasa dengan akses native speaker.
Kalo kamu agak malu untuk ngomong di forum diskusi, kamu juga bisa lho belajar ngobrol dengan native speaker lewat video call seperti Skype atau Google Hangouts.

Ukur perkembanganmu dalam hitungan jam

Sudah berapa tahun kamu belajar bahasa asing?
Miskonsepsi dari ukuran seberapa lama kamu belajar suatu bahasa asing adalah kita selalu mengukurnya dalam hitungan hari, bulan, bahkan tahun. Rasanya kamu . Padahal kalau mau jujur, sebenarnya kamu hanya mencurahkan waktu beberapa jam sehari atau mungkin beberapa jam seminggu untuk mempelajari bahasa asing tersebut.
Waktu adalah ilusi
Waktu adalah ilusi via mariashriver.com
Sebagai contoh: kalau kamu les bahasa Inggris 2 x 2 jam seminggu, dalam setahun kamu cuma akan menggunakan 200 jam yang efektif untuk belajar bahasa asing. Angka ini sebenarnya setara dengan 8 hari. Jadi, sebenarnya kamu bukan belajar selama bertahun-tahun, melainkan hanya beberapa hari saja.
Coba deh mulai mengukur waktu belajar berbahasa asingmu dalam hitungan  jam. Dengan itu, kamu bisa memperkirakan perkembangan kemampuan berbahasamu secara lebih efisien.
Jadi, sudah berapa jam yang kamu habiskan untuk bisa fasih berbahasa asing?

Minggu, 19 Oktober 2014

Senin,20 Oktober 2014 10.35

Hari ini aku belajar dari kesalahan masa lalu,untuk membuatku lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang

Minggu, 05 Oktober 2014

Trik Ampuh Menentukan Harga Produk yang Mendongkrak Penjualan

Teknik marketing makin berkembang dari hari ke hari. Inovasi diciptakan dari berbagai sisi. Dari sisi penjualan produk ini, banyak yang bisa dilakukan mulai dengan meningkatkan kualitas produk, meningkatkan layanan purna jual, meningkatkan pelayanan dengan line pengaduan atau dengan teknik pricing atau penentuan harga yang bisa mendongkrak penjualan secara signifikan.
Ini Dia 7 Trik Ampuh Menentukan Harga Produk yang Mendongkrak Penjualan Produk
Penentuan Harga Produk
Teknik penentuan harga produk ini sebenarnya sederhana tapi berdampak besar terhadap psikologi calon pembeli produk anda. Maka, saya merangkumnya untuk anda 7 cara menentukan harga produk untuk mendongkrak penjualan. Mereka adalah:
1. Membuat Harga dengan Akhiran 99 atau 95
Di televisi atau di tempat-tempat belanja banyak anda temui barang-barang dengan hara 199.000 atau 195.000. Teknik ini membuat produk terlihat lebih murah dari aslinya. Para peneliti juga menemukan bahwa produk dengan harga berakhiran 9.900/99.000 atau 9.500/95.000 memiliki perbedaan penjualan yang sangat signifikan.
Secara piskologi, hal ini terjadi karena kita membaca dari arah kiri ke kanan hingga kita merasa harga dengan akhiran angka sembilan tadi produk tersebut menjadi lebih murah. Padahal tidak. Ajaib bukan? nah apa lagi.
2. Membuat 3 Nol Pada Digit Terakhir.
Hal ini sederhana saja. Mungkin beberapa tahun silam masih ada yang membuat harga 199.999 tapi ternyata hal tersebut berdampak buruk pada penjualan. Sehingga lebih baik membuat harga 199.000 saja. Hal ini terasa lebih masuk akal bagi calon pembeli.
3. Buat Harga Tanpa Simbol Rp
Menghilangkan simbol Rp (rupiah) pada harga produk juga diyakini para psikolog dapat mempengaruhi niat belanja calon pembeli. Para peneliti percaya bahwa dengan menghilangkan simbol Rp pada produk akan membuat pembeli merasa nyaman dan tidak terpaku bahwa dia sedang membelanjakan rupiahnya. Sebab yang dia lihat hanyalah angka-angka.
4. Trik 95.000 untuk 10 item.
Ini adalah trik toko atau tempat belanja agar pembeli membeli produk dalam jumlah yang banyak. Toko tidak memberi tahu bahwa harga sebenarnya juga hanya 9.500. Jadi sebenarnya mau dibeli satuan atau grosir, harga yang dibayar oleh pembeli tetap sama. Tapi teknik ini juga diyakini mampu mendongkrak penjualan anda.
5. Batasi Jumlah Pembelian/Customer
Manusia adalah makhluk yang berusaha ekslusif karena ego yang tinggi. Manusia ingin terlihat berbeda dari yang lain. Sifat ini bisa dimanfaatkan ke dalam penentuan harga produk anda. Buat harga semasuk akal mungkin dan batasi jumlah pembeli item tersebut. Nah, di sini pembeli akan merasa penasaran dengan keeksklusifan produk tersebut dan berusaha membelinya secepat mungkin. Padahal stok anda di gudang masih banyak.
6. Berikan Barang Gratis Sebagai Promosi.
Mendengar atau membaca kata gratis bisa membuat mata orang membelalak dan terkejut. Coba lihat saja di forum-forum atau portal yang menyediakan sesuatu yang gratisan. Pasti langsung diserbu oleh calon pembeli. Tentu di antara yang suka gratisan itu ada pembeli potensial yang bersediamembelanjakan uangnya untuk membeli produk utama anda yang tentu saja lebih menggiurkan daripada yang gratisan tadi.
7. Buat Harga yang Simple
Misalkan anda membuat harga 764.500 dan discount 15%. Maka pembeli akan dengan berat hati meliriknya sebab tak semua orang mampu luar kepada mengurang-ngurangi jumlah discount tersebut. Lebih baik lagi sertakan dua harga sebelum dan sesudah diskon. Contohnya menempel label harga : 150.000 diskon 10% dan tulisan 135.000. Hal ini membuat pembeli menjadi tahu seberapa besar uang yang mereka hemat.
Bagi penjual mudah-mudahan trik ini berguna bagi anda untukmeningkatkan penjualan produk anda. Tapi bila anda seorang pembeli, trik ini setidaknya akan membuat anda menjadi pembeli yang bijak dan smart.
Semoga Bermanfaat.




Sumber : http://fifiekfirmansyah.wordpress.com/category/dunia-marketing/